Selasa, 31 Maret 2009

Mengobati Rasa Malu

Ada pepatah bilang “Malu bertanya sesat di jalan” itu artinya “pakailah baju apabila kamu malu” (Lho koq??!!!).
Sebenarnya sebagai orang Indonesia yang punya budaya “sungkan” emang harus keliatan pemalugitu, Ja-Im dong biar dibilang sopan santun. Tapi kalo kelebihan malunya, bisa sesat di kuburan deh. Rasa malu itu sebenernya berasal dan dibuat dari diri kamu sendiri. Gak mungkin rasanya kalo rasa malu itu dikirimkan melalui orang lain ke dirimu. Rasa malu adalah hal yang patut dimiliki oleh semua orang tanpa kecuali,tapi kadar dari rasa malu itulah yang harus bisa diubahuntuk menyesuaikan dengan kondisi yang sedang kamu alami saat itu.

Banyak hal yang gak bisa kamu dapetin hanya gara-gara kamu ngrasa malu. Misalnya hal yang paling sering dialami adalahpada waktu kamu berburu cewek, kamu ngebet banget sama doi, tapi lantaran malu kamu lebih besar dari nafsu kamu, yah gak jadi deh. Terus, waktu ada pengumuman pendaftaran perlombaan renang antar sekolah, kamu gak berani daftar, padahal rekor waktu pemenang saat lomba, masih kalah cepet dibanding yang pernahh kamu buat. Dan ada banyak kesempatan yang gak berani kamu ambil hanya karna kamu ngrasa malu, ugi gak sih…?! (makannya kalo malu, merem aja!)

Banyaksekali orang yang mempunyai sifat pemalu. Cowok-cewek, laki-perempuan, tua-muda, besar-kecil, dan bahkan orang kaya pun juga banyak yang pemalu. Factor-faktor yang menyebabkan orang menjadi pemalui banyak sekali. Diantaranya menganggap dirinya serba kekurangan, krang gaul, kurang duit, atau bisa juga karena kurang komunikasi/interaksi dengan orang lain. Nggak jarang rasa malu itu timbul karena kita nggak bisa nyesuaiin diri dengan lingkungan (adaptasi).

Bagi yang ngerasa dirinya pemalu, mungkin cara-cara berikut bisa dicoba.

1. Sadari kalo kamu punya sifat pemalu
Ada pepatah Meksiko mengatakan bahwa seseorang akan mampu memenangkan 100 pertempuran apabila dia mengetahui kemampuan musuhnya dan mengetahui kemampuan dirinya sendiri. Karena orang pemalu kesadaran dirinya tergolong tinggi, mereka akan berusaha menutupi segala kekurangannya. Maka dengan rasa malu ini seharusnya kamu bisa memperbaiki diri dan semakin mampu mengahadapi masalah-masalahmu.

2. Tingkatkan rasa percaya diri kamu
Kauasai satu hal yang paling kamu sukai, misalnya : main musik, nyanyi, olahraga, atau komputer, apa aja yang penting positif. Kalau kamu mampu menguasai salah satu bidang, bila ada orang yang bicara mengenai topic yang kamu sukai ato kuasai otomatis kamu akan nyambung bila berinteraksi or berkomunikasi dengannya.

3. Berlatih Komunikasi
Jika kamu masih malu berbicara dengan orang lain, berlatihlah sendiri di depan kaca selama kurang lebih 1 minggu. Selanjutnya ciptakanlah percakapan kecil denga orang yang belum kamu kenal. Mungkin kamu sedang dalm bis, pura-pura aja kamu ambil uang Rp. 10.000 ,- lalu kamu Tanya sama orang di sebelah kamu,”Apakah saya bisa menukar uang kepada anda, kalo nggak ada ribuan, lima ribuan tidak apa-apa!!” Dengan melakukan cara seperti itu mungkin bisa membantu kamu untuk membiasakan diri untuk memulai pembicaraan dengan orang lain. Tapi yang perlu diingat bahwa jikalau kita ingin dihargai orang lain maka kita harus mau menghargai orang lain terlebih dahulu. Dengarkanlah lawan bicara anda dengan cara menatap mata penuh perhatian, kemudian menjawab apa yang ia tanyakan.Dengan usaha kamu mengikuti tips-tips di atas, maka dalam 1 bulan kamu bakalan nggak punya malu sama sekali….(Just kidding guys :D )